Pembagian Fi’il Mudhari’

·

·

,

الفِعْلُ المُضَارِعُ ثَلَاثَةُ أَقْسَامٍ:

Fi’il Mudhari’ terbagi menjadi tiga bagian:

الفِعْلُ المُضَارِعُ الصَّحِيحُ الآخِرُ

هُوَ مَا كَانَ آخِرُهُ لَيْسَ حَرْفًا مِنْ حُرُوفِ العِلَّةِ

وَحُرُوفُ العِلَّةِ هِيَ: الوَاوُ وَالأَلِفُ وَاليَاءُ

  1. Fi’il Mudhari’ Shahih Akhir adalah fi’il yang akhirnya bukan salah satu dari huruf illat. Huruf illat adalah: wau, alif, dan ya’.

Contohnya:

يَكْتُبُ (Sedang/akan menulis)
يَقْرَأُ (Sedang/akan membaca)
يَفْتَحُ (Sedang/akan membuka)

Saluran Whatsapp
https://whatsapp.com/channel/0029VbA9REoBA1f5eKnuMP1i

Facebook
https://www.facebook.com/share/17AFipCjTW/

Instagram
https://www.instagram.com/faidahbahasaarab/

Website
https://faidahbahasaarab.com/

Faidah-Faidah Bahasa Arab